Jumat, 11 April 2014

EMERGENCY 508 MELAKUKAN PENYISIRAN KORBAN TENGGELAM

Selasa 8 April 2014 Emergency 508 menerima informasi bahwa telah terjadi kecelakaan tunggal di desa Sei Tatas Kecamatan Pulau Petak, segera team bergerak mengkonfirmasi info tersebut pada salah satu warga Sei Tatas an. Bapak Ardiansyah. Informasi yang didapat dari warga tersebut menyatakan kebenaran adanya kejadian klotok tenggelam ada 2 korban dalam klotok pasangan suami isteri yang an. Hardi -+ 61 tahun dan Ny. Kar -+ 60 tahun (Isteri selamat suami dinyatakan hilang) kejadian antara pukul 14.00 WIB. kebetulan memang saat itu Kota Kapuas sebagian terjadi angin yang cukup kencang. Setelah mendapatkan kepastian segera Team Emergency 508 merapat ke Sei Tatas Rumah Korban yang berada di RT. 02 No. 46 mengumpulkan informasi untuk menindak lanjuti dalam pencarian. Menurut informasi yang bersumber dari adik Kandung Korban yang hilang yang bersumber dari Korban Selamat kedua pasuti tersebut pulang dari ladang yang berlokasi seberang sungai menggunakan angkutan jenis klotok saat melintasi sungai yang lebarnya -+ 400 meter saat itu cuaca baik, namun dalam perjalanan kurang 1/3 bagian sungai atau -+130 meter tiba-tiba terjadi angin kencang dan gelombang, saat itulah musibah itu terjadi. Informasi dari Isteri korban selamat menyatakan bersangkutan bisa selamat menggunakan tangki jerigen minyak sebagai alat pelampung namun sang suami karena dalam menyelamatkan diri berlawanan arah gelombang tidak dapat melihat lagi entah dimana suaminya berada. Setelah informasi cukup akhirnya Team Emergency 508 melakukan penacarian dilokasi TKM antara Handel Raden dan Handel Berasak mulai pukul 18.00 Wib  menggunakan speed boat yang berstatus pinjam Pakai dari Dinas Sosial Kabupaten Kapuas yang selama ini masih terawat oleh Team Emergency 508. Penyisiran dilakukan sampai dengan malam hari namun hasilnya masih nihil akhirnya mendirikan POSKO di Handel Gaben Penyebrangan Verry Sakalagun.
Pada malam itu juga ada bantauan personil dari Tim SAR Palangkaraya dan melakukan penyisiran bersama dan dibantu oleh Keluarga Korban dan Warga
Karena jam menunjukkan -+ 02.00 WIB pencarian dihentikan sesaat dan dlanjutkan pagi hari, sampai dengan hari Rabu, 9 April 2014 jam 14.00 WIB masih belum ada hasil. Untuk memaksimalkan hasil pada jam. 15.30 WIB BPBD Kabupaten Kapuas menurunkan perahu karetnya namun untuk pengoperasian di Lapangan oleh Team Emergency 508 dan Tim SAR Palangkaraya.
Penyisiran tetap dilanjutkan sampai malam hari namun belum juga ada diketemukan korban hilang.
dan dilanjutkan pada pagi hari tanggal, 10 April 2014 jam 05.00 WIB oleh Team Emergency 508 karena untuk rekan-rekan SAR palangkaraya sudah Kembali ke Palangka Raya pada malam harinya.
Tepatnya Pukul 05.30 WIB 10 April 2014 korban ditemukan oleh Team Emergency 508 dalam keadaan sudah mengapung.

Korban segera diamankan untuk kemudian dievakuasi kerumah duka Sei Tatas RT. 02

  Terimakasih pada semua Pihak yang telah membantu pada Tugas-tugas  Kemanusiaan.

3 komentar:

  1. Media Koran terbitan hari ini yang berbunyi "Korban ditemukan warga kemudian Kepolisian dan Tim SAR menuju TKP tidak benar adanya, yang benar adalah " Korban ditemukan oleh TEAM EMERGENCY 508 seperti dalam dokumentasi diatas, kemudian Team Kami menghubungi pihak keluarga untuk mengenali korban dan Evakuasi dari TKP ke rumah korban RT.2 menggunakan armada sesuai dokumentasi diatas adalah Team Emergency 508 dan pihak Kepolisian sudah berada di rumah korban, demikian informasi ini kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab.

    BalasHapus
  2. Hebat sekali ya kegiatan Orari lokal kapuas sekarang. salut buat teman-teman, semoga berkesinambungan.

    de YF7RF

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trims Bang Riza atas motifasinya, kebersamaan rekan-rekan untuk membantu sesuai kemampuan, ketrampilan yang dimiliki untuk masyarakat, salam untuk keluarga

      Hapus

SILAHKAN PEMBACA BLOG MEMBERIKAN KRITIK DAN SARAN UNTUK KEDEPAN AGAR LEBIH BAIK (by admin)